NEWSOLAH RAGAPEMERINTAHPRESIDEN

Presiden Jokowi Buka Kejuaraan Dunia Wushu Junior VIII 2022

PRESIDEN Joko Widodo membuka resmi Kejuaraan Dunia Wushu Junior VIII 2022 di ICE Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten, Senin (5/12/2022) malam. Pembukaan dari kejuaraan wushu dua tahunan bergengsi ini ditandai penabuhan bedug oleh Presiden Jokowi bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) Airlangga Hartarto dan wakil dari Federasi Wushu Internasional (IWUF).

Presiden Jokowi mengaku bahagia bisa berada di tengah-tengah para atlet wushu yang datang dari 60 negara tersebut. Dalam pesannya kepada para peserta, bukan hanya pertandingan yang diutamakan, tetapi bagaimana dapat lebih meningkatkan pada hubungan silaturahmi atau persahabatan. Presiden Jokowi mengajak para peserta untuk lebih mengenal Indonesia.

 

Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan.(Foto: PB WI)

Kejuaraan Dunia Wushu Junior VIII 2022 yang rangkaian pertandingannya digelar 6-10 Desember ini mencatat peserta terbanyak dibanding tujuh penyelenggaraan sebelumnya. Apalagi, event ini menjadi tolak ukur buat menyambut Youth Olympic Games di Dakar, Senegal, yang semula dilaksanakan pada 2022 ini namun ditangguhkan ke 2026.

Oleh karena itu pula World Junior Wushu Championship (WJWC) VIII 2022 ini dikemas dengan tagline “Road to Olympic”. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali yang mendampingi Presiden Jokowi, mengutarakan keyakinannya, event ini akan sukses besar.

Ketua Umum PB WI Airlangga Hartarto saat menyampaikan sambutannya.(Foto: PB WI

Menpora Amali juga menegaskan kembali optimismenya akan perkembangan wushu di Tanah Air. Apalagi, wushu juga termasuk salah satu dari 14 cabang olahraga Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang sasaran utamanya prestasi dunia.

Optimisme senada dikemukakan Airlangga Hartarto. Ketua Umum PB WI periode 2017-2021 dan periode 2022-2026 ini meyakini penyelenggaraan WJWC VIII 2022 akan berlangsung baik sebagaimana yang diharapkan. Para atlet Indonesia pun akan tampil sebaik mungkin, untuk meraih enam medali emas yang dicanangkan.

Airlangga Hartarto menyebut bahwa target Indonesia adalah merebut enam medali emas, yakni 4 emas dari taolu dan 2 emas dari sanda. Semula, PB WI mantargetkan empat medali emas dari 23 atlet terbaiknya di sini.

Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022 ini secara keseluruhan memperebutkan sebanyak 71 medali emas, terdiri dari 54 emas dari disiplin taolu dan 17 emas dari disiplin sanda. Keseluruhan medali diperebutkan oleh 807 atlet dari 60 negara dan 2 region (Hongkong dan Macau).

Airlangga Hartarto yang Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menko Perekonomian menyampaikan setidaknya ada tiga misi dari Indonesia sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022 ini.

Pertama, kata Airlangga Hartarto, sebagai Member Executive Committee Asian Wushu Federation (WFA) ia wajib untuk mendorong keinginan Federasi Wushu Internasional (IWUF) menjadikan cabang olahraga wushu bisa dipertandingkan pada Olimpiade. Oleh karena itu, dari Indonesia dimulai dikumandangkannya tagline “Road to Olympic” melalui Kejuaraan Dunia Wushu Junior VIII/2022.

Ya, perjalanan panjang menuju Olimpiade sudah dimulai sejak 16 tahun silam saat IWUF menggelar Kejuaraan Dunia Wushu Junior pertama di Kuala Lumpur (Malaysia, 2006), disusul Bali (Indonesia, 2008), Singapura (2010), Makau (China, 2012), Antalya (Turki, 2014), Burgas (Bulgaria, 2016), dan Brasilia (Brasil, 2018).

“Lewat Kejuaraan Dunia Junior Wushu ke-8 tahun 2022 ini coba kita rajut kembali keinginan tersebut. Mudah-mudahan keinginan itu mempertandingkan wushu di Olimpiade 2032 bisa terealisasi,” tegas Airlangga.

Misi kedua, Airlangga Hartarto mengaku bahwa tidak mudah menggelar sebuah event olahraga besar setelah krisis terparah yang melanda dunia dua tahun terakhir ini, yakni pandemi Covid-19, yang mengancam potensi pertumbuhan ekonomi global.

Kendati demikian, Airlangga Hartarto yang masih menjabat sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) itu, percaya bahwa sesulit apapun situasinya hal itu tidak boleh memupus optimisme untuk mencapai sesuatu yang lebih baik. Itu berlaku untuk semua aspek, tak terkecuali kompetisi olahraga.

Wajar jika Presiden IWUF, Gou Zhongwen yang bersama jajaran pengurus terasnya sejak awal memberikan kepercayaan terhadap Indonesia untuk menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022. Apalagi, Gou Zhongwen melihat terobosan PB WI yang tetap menjalankan kompetisi saat pandemi melalui virtual Sirkuit Nasional dalam beberapa seri.

Begitu juga dukungan luar biasa IWUF dengan meminta negara-negara anggotanya berpartisipasi pada event di Indonesia, yang menjadi ajang kompetisi terbesar IWUF pasca pandemi Covid-19.

Misi terakhir, kata Airlangga Hartarto, sebagai implementasi program Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang dilahirkan di era Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali.

“PB WI menunjukkan komitmennya dalam melakukan pembinaan atas kepercayaan pemerintah memasukkan wushu sebagai salah satu cabang olahraga DBON. Lewat Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022 telah lahir atlet junior terbaik yang akan membela Merah Putih. Dan, kita berharap mereka bisa meraih prestasi di Youth Olympic Games di Dakar dan menggantikan posisi senior untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi olahraga wushu Indonesia di masa mendatang,” papar Airlangga Hartarto.

Dalam kesempatan itu, Airlangga Hartarto tidak lupa memberikan apresiasi kepada panitia Kejuaraan Dunia Wushu Junior ke-8 tahun 2022 yang telah mencatat sejarah sukses mengundang 60 negara dan 2 region (Hongkong dan Macau).

“Saya apresiasi kinerja panitia di bawah kepemimpinan Pak Gunawan Tjokro selaku Direktur Eksekutif Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022 yang sudah mempersiapkan event ini dengan baik. Dan, kita bangga Indonesia saat menjadi tuan rumah kejuaraan dunia junior bisa mencatat sejarah paling banyak negara yang tampil,” tandasnya.

Sekretaris Jenderal IWUF, Zhang Qiuping, mengakui Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022 ini mencatat paling banyak melibatkan negara peserta. “Kami sangat bersemangat dengan adanya Kejuaraan Dunia Wushu Junior yang ke-8 di Indonesia. Ini merupakan kompetisi akbar pertama sejak pandemi global berlangsung, dan saya dapat merasakan kesenangan dan kebahagiaan dari para atlet muda ini karena dapat berpartisipasi secara langsung dan bukan secara virtual,” katanya.

Dia yakin event Wushu ini juga akan menggemakan kecintaan Indonesia terhadap olahraga, khususnya budaya Wushu yang begitu aktif dan penuh semangat.  “Wushu dapat memberikan keseimbangan tubuh dan pikiran yang ideal. Keluarga besar wushu global mengusung semangat persahabatan, solidaritas, dan kedamaian, komunitas kami saat ini mencakup berbagai generasi dan menarik lebih banyak anak muda di seluruh dunia,” jelasnya.

Zhang Quiping mengakui PB WI merupakan salah satu dari 158 anggota IWF yang paling aktif dan antusias, selalu membawa tim yang besar dan sukses di berbagai kejuaraan internasional.

Dia mengakui, pencapaian IWUF yang paling membahagiakan adalah berhasil membawa wushu untuk dipertandingkan secara resmi pada Youth Olympic Games 2026 Dakar, Senegal, pada 2026. Ini membuat wushu semakin dekat dengan Olimpiade…

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Ads Blocker Image Powered by Code Help Pro

Ads Blocker Detected!!!

We have detected that you are using extensions to block ads. Please support us by disabling these ads blocker.

Powered By
100% Free SEO Tools - Tool Kits PRO