Tekno & Sains

Inovasi Portable Ultrasound, Mudahkan Pemeriksaan pada Pasien Jantung

Selama ini, untuk melakukan pengecekan jantung, pasien harus datang ke ruangan khusus ultrasound. Bagi pasien dalam kondisi tertentu (penyakit jantung kritis), pasti akan sulit melakukan pengecekan tersebut.

Ditambah lagi, sulitnya akses pelayanan kesehatan di wilayah tertentu justru memperparah kondisi itu.

Berlatar belakang hal itu, tim peneliti bidang Biomedis Politeknik Elektronika Negeri Surabaya yang diketuai oleh Riyanto Sigit, ST. M.Kom. Ph.D, mengembangkan sebuah inovasi berupa alat pemeriksaan Jantung portable atau Portable Ultrasound.

Riyanto mengatakan, alat ini dapat menjadi solusi atas permasalahan yang terjadi. Ditambah lagi alat ini relatif lebih ringkas dan memungkinkan dibawa berpindah-pindah, dibandingkan ultrasound yang ada di rumah sakit.

Keunggulan lain dari inovasinya, alat ini mampu membantu memberikan diagnosa pada pasien dengan lebih presisi, mengingat biasanya dokter juga berbeda-beda dalam memberikan diagnosa pada pasien.

Ini merupakan hal yang lumrah karena masing-masing dokter memiliki sudut pandang berbeda dalam memberikan diagnosa. Jadi alat ini sifatnya membantu memberikan gambaran kondisi jantung pasien, tuturnya, Sabtu (8/4).

Terkait alat kerja dari alat ini, Riyanto menjelaskan, dimulai dengan pemindaian area dada pasien menggunakan alat ultrasound. Setelah pemindaian selesai, akan diperoleh data berupa video jantung yang diambil dari berbagai sudut pemeriksaan.

Selanjutnya, portable ultrasound akan melakukan pengiriman data melalui komunikasi wireless dengan smartphone, lalu mengirimkan hasil video tersebut dikirimkan ke PC dengan komunikasi USB.

Setelah data diterima akan dilakukan preprocessing dan segmentasi. Di tahap ini, gambar atau citra yang bebas dari noise sangat dibutuhkan guna mempertajam kualitasnya, jelasnya.

Hasil segmentasi yang diperoleh dari area kontur rongga jantung dengan tingkat akurasi rata-rata 86,6%, nantinya akan digunakan untuk melakukan pelacakan jantung.

"Dengan hasil segmentasi yang cepat dan akurat maka akan memudahkan pengguna untuk mengobservasi kondisi jantungnya sendiri, apakah dalam kondisi normal atau tidak," tuturnya.

Ke depan, Riyanto dan tim masih ingin mengembangkan beberapa riset biomedis yang berhubungan dengan deteksi jantung, terutama untuk mengembangkan Portable Ultrasound.

Saya ingin mengubah dimensinya, menjadi seukuran kompor atau laptop, sehingga makin memudahkan layanan kepada pihak pasien maupun perawat yang bertugas. Dan tentunya dengan kapasitas gambar yang lebih baik lagi. Semoga semua bisa terwujud di tahun depan, tukasnya.

Back to top button
Ads Blocker Image Powered by Code Help Pro

Ads Blocker Detected!!!

We have detected that you are using extensions to block ads. Please support us by disabling these ads blocker.

Powered By
Best Wordpress Adblock Detecting Plugin | CHP Adblock