EKONOMI

Pemerintah Amankan Kontrol Saham Vale Indonesia untuk Dorong Industri Kendaraan Listrik

KabarKlik.com – Pemerintah akan menandatangani kesepakatan divestasi saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) sebesar 14%. Langkah ini memperbesar kepemilikan saham pemerintah menjadi 34%, sehingga Indonesia menjadi pemegang saham mayoritas di perusahaan tambang nikel tersebut.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan bahwa dominasi saham pemerintah di Vale akan mempercepat hilirisasi perusahaan, yang dinilai selama ini berjalan lambat. Pengembangan industri kendaraan listrik di Indonesia juga diharapkan semakin masif.

“Kesepakatan ini menjadi momentum penting untuk investasi dan hilirisasi di Vale,” kata Menteri BUMN.

Nikel merupakan komoditas penting untuk membuat baterai kendaraan listrik. Dengan permintaan mobil listrik yang meningkat dan permintaan mobil berbahan bakar bensin yang menurun, pemerintah melihat momentum ini tepat untuk mengembangkan hilirisasi Vale.

“Kami melihat permintaan mobil listrik meningkat signifikan, sementara mobil berbahan bakar bensin mulai terkoreksi,” jelas Menteri BUMN.

Penandatanganan kesepakatan divestasi Vale akan dilakukan pada Senin, 27 Februari 2024, dan akan dihadiri oleh sejumlah menteri, termasuk Menteri BUMN, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Menteri Investasi/Kepala BKPM, dan Menteri ESDM.

Related Articles

Back to top button
Ads Blocker Image Powered by Code Help Pro

Ads Blocker Detected!!!

We have detected that you are using extensions to block ads. Please support us by disabling these ads blocker.

Powered By
100% Free SEO Tools - Tool Kits PRO