NEWS

Perhimpunan Guru Tolak Penggunaan Dana BOS untuk Program Makan Siang Gratis

KabarKlik.com – Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) mendesak pemerintah untuk tidak menggunakan dana pendidikan, termasuk dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS), untuk membiayai program makan siang gratis.

“P2G menolak tegas jika rencana makan siang gratis menggunakan dana BOS,” kata Kepala Bidang Advokasi Guru P2G Iman Zanatul Haeri.

Penolakan ini muncul setelah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian mengusulkan penggunaan dana BOS untuk program makan siang gratis yang sebelumnya dikemukakan oleh pasangan capres-cawapres Prabowo-Gibran.

P2G menyatakan bahwa sebagian besar dana BOS saat ini digunakan untuk membayar gaji guru honorer. Jika dana ini juga dialokasikan untuk makan siang gratis, maka akan menghambat peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa 60,6% ruang kelas di tingkat SD rusak pada tahun ajaran 2021/2022. Masalah infrastruktur sekolah ini seharusnya menjadi prioritas pemerintah.

Selain itu, dana BOS untuk siswa SD dianggap kurang, yaitu sekitar Rp2.830 per hari per anak.

Pemerintah saat ini masih membahas program makan siang gratis dalam Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2025. Belum ada keputusan mengenai skema anggaran program tersebut.

Related Articles

Back to top button
Ads Blocker Image Powered by Code Help Pro

Ads Blocker Detected!!!

We have detected that you are using extensions to block ads. Please support us by disabling these ads blocker.

Powered By
100% Free SEO Tools - Tool Kits PRO