Bawaslu dan FKUB Soroti Dinamika dan Harapan Pasca-Pilkada di Banten
Episode Pilkada Banten menghadirkan Ketua Bawaslu Banten, Ali Faisal, dan Ketua FKUB Banten, KH. Romli, untuk membahas berbagai isu terkait penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Provinsi Banten.

KabarKlik.com – Dalam sebuah diskusi menarik yang dihadirkan oleh Podcast Kabar Klik, Ketua Bawaslu Provinsi Banten, Ali Faisal, dan Ketua FKUB Provinsi Banten, KH. Romli, mengupas tuntas kondisi dan tantangan Pilkada 2024 di Provinsi Banten. Tema ini mencakup berbagai isu penting, termasuk proses rekapitulasi suara, isu politik uang, hingga peran masyarakat lintas agama dalam menjaga kondusivitas.
Rekapitulasi Berjalan Lancar, Meski Ada Kendala
Ali Faisal menjelaskan bahwa proses rekapitulasi suara berjalan sesuai jadwal, meskipun terdapat beberapa kendala di lapangan, seperti kekurangan logistik, keterlambatan pelaksanaan di sejumlah TPS, dan TPS yang kurang ramah bagi penyandang disabilitas.
“Kami memastikan proses rekapitulasi, mulai dari tingkat TPS hingga kabupaten/kota, berjalan dengan cermat melalui pengawasan berbasis data. Meski ada dinamika seperti pemungutan suara ulang di beberapa TPS, hal tersebut sudah ditangani sesuai prosedur,” ujar Ali Faisal.
Ia juga menambahkan bahwa isu politik uang yang sempat ramai di media sosial tidak banyak ditemukan dalam laporan formal. “Kami terus melakukan patroli pengawasan untuk mencegah praktik politik uang, bekerja sama dengan kepolisian dan kejaksaan,” lanjutnya.
Peran FKUB dalam Menjaga Kerukunan Pasca-Pilkada
KH. Romli mengungkapkan bahwa FKUB turut mendukung Bawaslu dalam memastikan Pilkada berjalan damai dengan melibatkan tokoh lintas agama. Ia menegaskan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama agar konflik politik tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.
“Alhamdulillah, tidak ada gerakan golput atau tindakan yang mencederai demokrasi di Banten. Masyarakat kita cenderung patuh dan mendukung proses demokrasi yang berlangsung,” jelasnya.
Harapan Pasca-Pilkada
Kedua narasumber juga menyampaikan harapan besar untuk Provinsi Banten pasca-Pilkada. Ali Faisal mengajak masyarakat untuk tetap aktif mengawal proses Pilkada hingga selesai, sedangkan KH. Romli menekankan pentingnya kedamaian dan rasa syukur atas hasil yang telah dicapai.
“Siapapun yang terpilih adalah pilihan rakyat dan amanah dari Allah. Mari kita jaga kedamaian dan selesaikan perbedaan melalui jalur hukum jika diperlukan,” pesan KH. Romli.
Diskusi yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh optimisme ini diakhiri dengan doa dan harapan agar Provinsi Banten tetap damai, kondusif, dan demokratis.







