
KabarKlik.com Lebak – Pemerintah Kabupaten Lebak menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi besar mendongkrak perekonomian lokal.
Asisten Daerah (Asda) 1 Pemkab Lebak, Alkadri, mengungkapkan keyakinannya bahwa MBG tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah dan ibu hamil, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM, petani, peternak rakyat, serta masyarakat luas.
Pemkab Lebak menyambut baik program ini, melihat manfaatnya yang luar biasa dalam meningkatkan ekonomi masyarakat dan memenuhi kebutuhan gizi.
Bahkan, MBG diyakini dapat membantu mengatasi masalah stunting pada anak-anak, karena ibu yang mengalami Kurang Energi Kronis (KEK) akan mendapatkan makanan bergizi dari dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).
Program ini juga menyasar anak sekolah dari Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA).
“Kemanfaatan program MBG itu secara langsung dapat meningkatkan perputaran ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat,” jelas Alkadri.
Menurutnya, perputaran ekonomi lokal akan dirasakan oleh pelaku UMKM yang memproduksi tahu, tempe, dan camilan sehat, serta petani sayuran, pemasok bahan pokok, dan peternak ikan serta unggas.
Produksi dari UMKM, petani, dan peternak lokal akan dipasok secara rutin untuk SPPG.
Pemerintah daerah berencana mengalokasikan anggaran sekitar Rp10 miliar untuk program MBG, yang juga akan dibantu oleh APBN.
“Kami memastikan program MBG dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal dan bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Sekretaris Dinas Pendidikan Lebak, Maman Suryaman, menyebutkan bahwa sasaran pelajar yang akan menerima program MBG mencapai 225.055 orang, terdiri dari 33.245 pelajar PAUD/TK, 142.578 siswa Sekolah Dasar (SD), dan 50.232 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Selain itu, program ini juga akan menyasar ibu hamil dan ibu menyusui dengan alokasi dana yang ditetapkan pemerintah pusat sebesar Rp10.000 per porsi.
“Kami berharap program MBG itu segera direalisasikan, karena di daerah ini belum diterapkan,” pungkas Maman.







