NEWS

Pendakwah Gus Miftah Tanggapi Kritik Kemenag Soal Penggunaan Speaker saat Ramadan

KabarKlik.com – Pendakwah kondang Gus Miftah memberikan tanggapan terhadap kritik dari Kementerian Agama RI (Kemenag) yang menyebutnya “Asbun” (asal bunyi) dan “Gagal Paham”.

Gus Miftah menyatakan bahwa dirinya tidak pernah menyinggung surat edaran Kemenag soal penggunaan pengeras suara di bulan Ramadan. Ia menilai Kemenag terlalu sensitif menanggapi ceramahnya.

“Kemenag jangan baper. Coba tonton pidato saya, apakah ada yang ditujukan ke Kemenag? Kan tidak ada,” kata Gus Miftah dalam keterangan tertulisnya.

Gus Miftah menegaskan bahwa ceramahnya tidak menyebut surat edaran Kemenag. Ia menyebut pembatasan penggunaan pengeras suara bukan hanya saran dari Menteri Agama.

“Gus Miftah tidak pernah menyebut surat edaran Kemenag soal pengeras suara. Karena yang menyarankan soal pembatasan speaker tersebut bukan hanya menteri agama,” ujarnya.

Gus Miftah justru menyarankan agar penggunaan pengeras suara tetap diperbolehkan selama Ramadan untuk menghidupkan suasana.

“Ya tapi tetap ada batasnya dalam penggunaan speaker, katakanlah sampai jam 10 malam pakai speaker luar. Kemeriahan Ramadan harus dikembalikan seperti masa kecil orang tua kita dulu,” tuturnya.

Sebelumnya, Kemenag mengkritik ceramah Gus Miftah yang dianggap mengkritisi edaran Kemenag soal penggunaan pengeras suara. Juru Bicara Kemenag menyebut Gus Miftah gagal paham karena membandingkan imbauan penggunaan speaker dengan dangdutan.

Related Articles

Back to top button