NEWSSOSIAL

Dialog Kebangsaan di Kota Tangerang: Mantan Napiter dan Tokoh FKPT Ajak Pelajar Waspadai Radikalisme Sejak Dini

Cegah Dini Radikalisme di Kalangan Pelajar Menuju Indonesia Emas 2045

KabarKlik.com, Kota Tangerang, 12 Juni 2025 — Dalam rangka membangun generasi muda yang tangguh dan bebas dari pengaruh paham radikal, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Banten menyelenggarakan Dialog Kebangsaan bertema “Cegah Dini Radikalisme di Kalangan Pelajar Menuju Indonesia Emas 2045” pada Sabtu, 25 Mei 2025, di Kota Tangerang.

Acara ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni K.H. Amas Tajudin dari FKPT Banten dan Fuad Junaidi, seorang mantan narapidana terorisme (napiter) yang kini aktif dalam kegiatan deradikalisasi.

Dalam paparannya, K.H. Amas Tajudin menekankan pentingnya penanaman nilai-nilai kebangsaan dan moderasi beragama sejak dini. Ia mengingatkan bahwa pelajar merupakan sasaran empuk bagi kelompok radikal karena masih dalam proses pencarian jati diri.

“Pelajar adalah calon pemimpin bangsa. Mereka harus dibekali dengan wawasan kebangsaan dan nilai-nilai toleransi agar tidak mudah terseret dalam paham kekerasan,” ungkapnya.

Sementara itu, Fuad Junaidi berbagi kisah perjalanan hidupnya yang pernah terlibat dalam jaringan terorisme, hingga akhirnya sadar dan keluar dari lingkungan tersebut. Ia memberikan pesan moral yang kuat kepada para pelajar agar tidak mudah terpengaruh oleh ajakan kelompok yang mengatasnamakan agama.

“Dulu saya merasa paling benar sendiri. Tapi setelah menyadari bahwa ajaran yang saya ikuti menyimpang dari nilai-nilai Islam yang damai, saya memilih jalan kembali. Adik-adik harus belajar dari kesalahan saya,” tutur Fuad dengan penuh penekanan.

Fuad juga mengingatkan bahwa nasionalisme dan iman bukanlah dua hal yang bertentangan, melainkan saling melengkapi.

“Cinta tanah air adalah bagian dari iman. Menjadi pelajar yang cinta damai dan cinta NKRI adalah wujud nyata dari ajaran agama yang sesungguhnya,” tambahnya.

Acara yang digelar pada 25 Mei 2025 ini diikuti oleh ratusan pelajar dari berbagai sekolah di Kota Tangerang dan berlangsung dengan antusias. Para peserta aktif berdiskusi dan menunjukkan minat tinggi terhadap isu pencegahan radikalisme.

Melalui dialog ini, diharapkan para pelajar memiliki daya tangkal terhadap paham-paham intoleran dan turut berperan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045 sebagai generasi yang cerdas, damai, dan berintegritas.

Related Articles

Back to top button