NEWSPERISTIWASOSIAL

Jangan Kotori Bulan Kemerdekaan: Hormati Merah Putih, Tolak Manipulasi Simbol

KabarKlik.com – Kami menyampaikan keprihatinan mendalam atas munculnya gerakan yang mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengibarkan bendera bajak laut “One Piece” di bulan kemerdekaan Republik Indonesia sebagai bentuk protes terhadap pemerintah. Aksi ini, meskipun dikemas dalam narasi kebebasan berekspresi, berpotensi besar mencederai makna kemerdekaan dan merendahkan kehormatan simbol negara.

Bukan Sekadar Tren, Ini Ada yang Mendalangi

Kami mendapati indikasi bahwa aksi ini tidak murni dari aspirasi masyarakat, tetapi telah dimanfaatkan dan didalangi oleh pihak-pihak tertentu untuk membangun opini sesat dan menurunkan kepercayaan publik terhadap negara. Protes boleh dilakukan, namun mengganti atau menyandingkan simbol bangsa dengan simbol fiktif asing bukanlah cara yang benar dan terhormat.

Merah Putih Adalah Warisan Darah dan Nyawa

Bendera Merah Putih bukan kain biasa. Ia adalah simbol suci hasil tetesan darah para pejuang, dari masa penjajahan hingga Proklamasi 1945. Setiap lipatan Merah Putih membawa cerita keberanian, air mata perjuangan, dan semangat tanpa pamrih untuk memerdekakan bangsa ini.

Menggantinya, menyandingkannya, apalagi menganggap bendera bajak laut sebagai representasi perlawanan yang lebih relevan, adalah bentuk penyesatan sejarah dan pelecehan terhadap para pahlawan.

Ayo Kibarkan Semangat yang Benar

Kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia, khususnya kaum muda:

  1. Untuk mengenang kemerdekaan dengan cara yang beradab dan berwawasan kebangsaan.

  2. Untuk tidak terbujuk oleh narasi-narasi provokatif yang menggunakan simbol asing sebagai bentuk perlawanan.

  3. Untuk mengibarkan Merah Putih dengan bangga dan penuh hormat, bukan hanya di tiang rumah, tapi juga dalam hati dan tindakan.

Suara Rakyat Harus Bijak, Bukan Simbolik

Demokrasi tumbuh dari keberanian menyuarakan kebenaran. Tapi kritik tanpa etika dan nalar akan berubah menjadi propaganda murahan. Jika cinta negeri ini, maka sampaikanlah aspirasi dengan cara yang tidak menodai kehormatan para pendahulu kita.

Mari kita jaga bulan kemerdekaan ini dari gerakan yang melemahkan jiwa nasionalisme. Mari kita jadikan bendera Merah Putih sebagai satu-satunya panji perjuangan, bukan simbol fiksi yang tak mengerti sejarah negeri ini.

Hormat kami,

Related Articles

Back to top button