
Kabarklik.com – Minat warga negara asing (WNA) untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) disebut terus meningkat. Bahkan, fenomena antrean panjang untuk mendapatkan status kewarganegaraan Indonesia menjadi perhatian dalam beberapa waktu terakhir.
Staf Khusus Menteri Hukum, Yadi Hendriana, mengungkapkan bahwa di tengah narasi sebagian warga yang memilih meninggalkan Indonesia, justru banyak WNA yang berebut untuk tinggal dan menjadi bagian dari bangsa ini.
Menurutnya, data menunjukkan ketika satu orang memilih pergi, ada ratusan lainnya yang ingin masuk ke Indonesia, meskipun tidak semuanya bisa diterima. Hal ini menjadi indikasi kuat bahwa Indonesia masih dipandang sebagai negara yang menjanjikan.
Yadi menilai, Indonesia bukan sekadar tempat singgah bagi orang asing, melainkan menjadi tujuan utama. Ia menyebut Indonesia sebagai “jawaban” bagi banyak pihak yang melihat peluang masa depan di dalam negeri.
Lebih lanjut, Indonesia dinilai memiliki daya tarik kuat karena merupakan salah satu ekonomi terbesar di Asia Tenggara, bahkan disebut sebagai titik terang pertumbuhan global di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.
Fenomena ini juga menunjukkan bahwa kewarganegaraan Indonesia dianggap sebagai akses menuju peluang ekonomi masa depan. Bagi sebagian WNA, menjadi WNI bukan sekadar status administratif, tetapi juga bentuk komitmen terhadap potensi dan perkembangan Indonesia.
Yadi pun menegaskan bahwa kewarganegaraan bukan hanya soal kemudahan, melainkan juga tentang identitas dan kontribusi terhadap bangsa. Ia menilai Indonesia akan terus menjadi tempat yang diminati selama mampu menjaga daya tariknya sebagai pusat pertumbuhan.
(Kabarklik.com | Redaksi)







