NASIONAL

Kenaikan Harga Beras Disebabkan Cuaca, Kenaikan Biaya Produksi, dan Gangguan Lahan

KabarKlik.com – Kepala Satgas Pangan Polri Brigjen Whisnu Hermawan menyatakan bahwa kenaikan harga beras akhir-akhir ini disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari cuaca, kenaikan biaya produksi, dan gangguan lahan.

“Kenaikan harga beras di beberapa daerah disebabkan oleh faktor-faktor seperti gangguan cuaca, kenaikan biaya produksi, keterbatasan lahan dan air, sehingga mengakibatkan terjadinya penurunan hasil produksi di beberapa daerah sentra produksi beras,” ungkap Whisnu, Selasa (13/2/2024).

Namun, terkait hal tersebut, Wisnu memastikan bahwa Kementerian/Lembaga terkait telah melakukan langkah-langkah antisipasi.

Ia juga menegaskan bahwa Polri akan terus melakukan monitoring dan pengawasan terhadap ketersediaan dan pendistribusian beras. Selain itu, Polri juga akan mengecek tempat penyimpanan atau gudang beras untuk memastikan tidak adanya penimbunan beras yang dapat mengganggu stabilitas harga dan pasokan.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga beras hari ini menyentuh Rp 14.200 per kg untuk jenis beras kualitas bawah I. Sementara itu, harga beras kualitas bawah II menyentuh Rp 13.400, beras kualitas medium I menyentuh Rp 14.850 per kg, dan beras medium menyentuh Rp 15.750 per kg.

Kenaikan harga beras ini dikeluhkan oleh para agen sembako. Arif Budiman (38), seorang agen Toko Sembako di Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, mengatakan bahwa harga beras saat ini mencapai Rp 17.000 per kilogram, yang merupakan harga tertinggi sejak tahun 2006.

Related Articles

Back to top button