KPU Respon Film Dirty Vote Menuding Terjadi Kecurangan Sistematis dalam Pemilu 2024
KabarKlik.com – Pada 11 Februari 2024, film dokumenter Dirty Vote dirilis, yang disutradarai oleh Dandhy Laksono. Film ini mengungkap dugaan adanya kecurangan sistematis dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Dandhy menyampaikan bahwa film ini merupakan bentuk edukasi bagi masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2024 keesokan harinya. Ia mengajak masyarakat untuk menonton film ini sebagai warga negara, bukan sebagai pendukung capres-cawapres tertentu.
Menanggapi tuduhan ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) buka suara. Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja, mempersilakan pihaknya dikritik dan mengatakan bahwa perspektif masyarakat tidak dapat disetir. Ia menegaskan bahwa Bawaslu telah melakukan tugas dan fungsinya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Sementara itu, Ketua KPU, Hasyim Asy’ari, mengatakan bahwa KPU telah bekerja secara profesional, menjaga integritas, dan netralitas. Ia meminta pihak-pihak terkait untuk melihat kerja-kerja KPU yang sungguh-sungguh dan berdasarkan aturan. Menurutnya, tuduhan kecurangan akan terbantahkan dengan fakta.
Menjelang hari pemungutan suara, Bawaslu dan KPU berupaya menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan konflik dan gangguan. KPU juga melakukan berbagai persiapan untuk memastikan pelaksanaan pemilu berjalan lancar dan aman.






