POLITIK

Presiden terbuka untuk bertemu parpol lain, tapi harus jelas tujuannya

KabarKlik.com – Jakarta – Presiden Joko Widodo terbuka untuk bertemu dengan ketua umum partai politik (parpol) lain setelah pertemuan dengan Surya Paloh, Ketua Umum Partai Nasdem. Namun, Jokowi menegaskan bahwa pertemuan akan dilakukan jika ada tujuan dan keperluan yang jelas.

“Ya semua yang memang kira-kira harus ketemu, bisa saja ketemu. Kalau memang enggak perlu ketemu, kenapa harus ketemu?” kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (21/2/2023).

Jokowi mengatakan, proses pertemuan dengan parpol-parpol diatur karena ia ingin menjadi jembatan atau penghubung komunikasi untuk semua pihak.

“Saya kira ini dalam proses diatur semuanya karena saya memang ingin menjadi jembatan semuanya,” tuturnya.

Jokowi juga menegaskan bahwa urusan politik adalah urusan partai dan ia ingin menjadi jembatan untuk semua.

“Yang penting nanti partai-partai (yang mengurus). Saya ingin menjadi jembatan untuk semuanya. Urusan politik itu urusan partai,” ujarnya.

Pertemuan antara Jokowi dan Surya Paloh terjadi pada Minggu (18/2/2024) malam, empat hari setelah pemungutan suara Pilpres 2024.

Dalam pilpres, Surya Paloh dan Partai Nasdem mengusung pasangan nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, sedangkan Jokowi diduga mendukung putranya, Gibran Rakabuming Raka, yang berpasangan dengan Prabowo Subianto.

Related Articles

Back to top button