Pemilu 2024: Paslon Prabowo-Gibran Unggul dari Ganjar, Muncul Tuduhan Pelanggaran
KabarKlik.com – Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka unggul dalam hasil penghitungan cepat Pemilu 2024. Berdasarkan data dari berbagai lembaga survei, pasangan ini memperoleh lebih dari 50% suara.
Menanggapi hal tersebut, capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengatakan bahwa terdapat banyak pelanggaran dalam proses Pemilu 2024. Ia menunjuk pada kasus yang terjadi di Desa Gunung Kesan, Karang Penang, Sampang, Madura, Jawa Timur.
Dalam kasus tersebut, penduduk desa tidak mendapatkan panggilan untuk mencoblos dan surat suara sudah dicoblos untuk pasangan Prabowo-Gibran. Ganjar menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan investigasi lebih lanjut terkait isu ini.
Selain itu, Ganjar juga melaporkan adanya banyak warga negara di London yang tidak dapat menggunakan hak pilihnya. Ia menyebut ada banyak hal seperti ini yang terjadi selama pelaksanaan Pemilu 2024.
Di media sosial, beredar video sekelompok warga di Sampang, Madura, yang marah kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS). Dalam video tersebut, terlihat petugas PPS dituduh membuka dan mencoblos surat suara.
Menurut Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Dedy Deli, kericuhan tersebut terjadi karena kesalahpahaman. Ia mengatakan bahwa ada surat undangan yang memang belum tersampaikan ke beberapa warga.
Dedy membantah bahwa surat suara sudah tercoblos sebelum pemungutan suara dimulai. Ia menegaskan bahwa surat suara masih dalam keadaan tersegel dan berada di tempat yang aman.
Saat ini, suasana di desa tersebut sudah kondusif setelah dilakukan mediasi.







